Minggu, 27 Maret 2011

MS.Excel

RANGKUMAN

Microsoft Excel
Microsoft Excel atau Microsoft Office Excel adalah sebuah program aplikasi lembar kerja spreadsheet yang dibuat dan didistribusikan oleh Microsoft Corporation untuk sistem operasi Microsoft Windows dan Mac OS. Aplikasi ini memiliki fitur kalkulasi dan pembuatan grafik yang, dengan menggunakan strategi marketing Microsoft yang agresif, menjadikan Microsoft Excel sebagai salah satu program komputer yang populer digunakan di dalamkomputer mikro hingga saat ini. Bahkan, saat ini program ini merupakan program spreadsheet paling banyak digunakan oleh banyak pihak, baik di platform PC berbasis Windows maupun platform Macintosh berbasis Mac OS, semenjak versi 5.0 diterbitkan pada tahun 1993. Aplikasi ini merupakan bagian dari Microsoft Office System, dan versi terakhir adalah versi Microsoft Office Excel 2007 yang diintegrasikan di dalam paket Microsoft Office System 2007.
Sejarah
Pada tahun 1982, Microsoft membuat sebuah program spreadsheet yang disebut dengan Multiplan, yang sangat populer dalam sistem-sistem CP/M, tapi tidak dalam sistem MS-DOS mengingat di sana sudah berdiri saingannya, yakni Lotus 1-2-3. Hal ini membuat Microsoft memulai pengembangan sebuah program spreadsheet yang baru yang disebut dengan Excel, dengan tujuan, seperti yang dikatakan oleh Doug Klunder, "do everything 1-2-3 does and do it better/melakukan apa yang dilakukan oleh 1-2-3 dan lebih baik lagi".
Versi pertama Excel dirilis untuk Macintosh pada tahun 1985 dan versi Windows-nya menyusul (dinomori versi 2.0) pada November 1987. Lotus ternyata terlambat turun ke pasar program spreadsheet untuk Windows, dan pada tahun tersebut, Lotus 1-2-3 masih berbasis MS-DOS. Pada tahun 1988, Excel pun mulai menggeser 1-2-3 dalam pangsa pasar program spreadsheet dan menjadikan Microsoft sebagai salah satu perusahaan pengembang aplikasi perangkat lunak untuk komputer pribadi yang andal. Prestasi ini mengukuhkan Microsoft sebagai kompetitor yang sangat kuat bagi 1-2-3 dan bahkan mereka mengembangkannya lebih baik lagi. Microsoft, dengan menggunakan keunggulannya, rata-rata merilis versi Excel baru setiap dua tahun sekali, dan versi Excel untuk Windows terakhir adalah Microsoft Office Excel 2007 (Excel 12), sementara untuk Macintosh (Mac OS X), versi terakhirnya adalah Microsoft Excel 2004.
Pada awal-awal peluncurannya, Excel menjadi sasaran tuntutan perusahaan lainnya yang bergerak dalam bidang industri finansial yang telah menjual sebuah perangkat lunak yang juga memiliki nama Excel. Akhirnya, Microsoft pun mengakhiri tuntutan tersebut dengan kekalahan dan Microsoft harus mengubah nama Excel menjadi "Microsoft Excel" dalam semua rilis pers dan dokumen Microsoft. Meskipun demikian, dalam prakteknya, hal ini diabaikan dan bahkan Microsoft membeli Excel dari perusahaan yang sebelumnya menuntut mereka, sehingga penggunaan nama Excel saja tidak akan membawa masalah lagi. Microsoft juga sering menggunakan huruf XLsebagai singkatan untuk program tersebut, yang meskipun tidak umum lagi, ikon yang digunakan oleh program tersebut masih terdiri atas dua huruf tersebut (meski diberi beberapa gaya penulisan). Selain itu, ekstensi default dari spreadsheet yang dibuat oleh Microsoft Excel hingga versi 11.0 (Excel 2003) adalah *.xls sedangkan mulai Microsoft Office Excel 2007 (versi 12.0) ekstensi default-nya adalah *.xlsx yang mendukung format HTML namun dengan isi yang sama memiliki ukuran file yang lebih kecil jika dibandingkan dengan versi-versi Excel sebelumnya.
Excel menawarkan banyak keunggulan antarmuka jika dibandingkan dengan program spreadsheet yang mendahuluinya, tapi esensinya masih sama dengan VisiCalc (perangkat lunak spreadsheet yang terkenal pertama kali): Sel disusun dalam baris dan kolom, serta mengandung data atau formula dengan berisi referensi absolut atau referensi relatif terhadap sel lainnya.
Excel merupakan program spreadsheet pertama yang mengizinkan pengguna untuk mendefinisikan bagaimana tampilan dari spreadsheet yang mereka sunting: font, atribut karakter, dan tampilan setiap sel. Excel juga menawarkan penghitungan kembali terhadap sel-sel secara cerdas, di mana hanya sel yang berkaitan dengan sel tersebut saja yang akan diperbarui nilanya (di mana program-program spreadsheet lainnya akan menghitung ulang keseluruhan data atau menunggu perintah khusus dari pengguna). Selain itu, Excel juga menawarkan fitur pengolahan grafik yang sangat baik.
Ketika pertama kali dibundel ke dalam Microsoft Office pada tahun 1993, Microsoft pun mendesain ulang tampilan antarmuka yang digunakan oleh Microsoft Worddan Microsoft PowerPoint untuk mencocokkan dengan tampilan Microsoft Excel, yang pada waktu itu menjadi aplikasi spreadsheet yang paling disukai.
Sejak tahun 1993, Excel telah memiliki bahasa pemrograman Visual Basic for Applications (VBA), yang dapat menambahkan kemampuan Excel untuk melakukan automatisasi di dalam Excel dan juga menambahkan fungsi-fungsi yang dapat didefinisikan oleh pengguna (user-defined functions/UDF) untuk digunakan di dalamworksheet. Dalam versi selanjutnya, bahkan Microsoft menambahkan sebuah integrated development environment (IDE) untuk bahasa VBA untuk Excel, sehingga memudahkan programmer untuk melakukan pembuatan program buatannya. Selain itu, Excel juga dapat merekam semua yang dilakukan oleh pengguna untuk menjadi macro, sehingga mampu melakukan automatisasi beberapa tugas. VBA juga mengizinkan pembuatan form dan kontrol yang terdapat di dalam worksheet untuk dapat berkomunikasi dengan penggunanya. Bahasa VBA juga mendukung penggunaan DLL ActiveX/COM, meski tidak dapat membuatnya. Versi VBA selanjutnya menambahkan dukungan terhadap class module sehingga mengizinkan penggunaan teknik pemrograman berorientasi objek dalam VBA.
Fungsi automatisasi yang disediakan oleh VBA menjadikan Excel sebagai sebuah target virus-virus macro. Ini merupakan problem yang sangat serius dalam dunia korporasi hingga para pembuat antivirus mulai menambahkan dukungan untuk mendeteksi dan membersihkan virus-virus macro dari berkas Excel. Akhirnya, meski terlambat, Microsoft juga mengintegrasikan fungsi untuk mencegah penyalahgunaan macro dengan menonaktifkan macro secara keseluruhan, atau menngaktifkan macro ketika mengaktifkan workbook, atau mempercayai macro yang dienkripsi dengan menggunakan sertifikat digital yang tepercaya. ==
Teks judul
Versi
Tabel berikut berisi versi-versi Microsoft Excel
Tahun
Versi Excel
Excel 1.0
Tidak ada Microsoft Office
Excel 2.0 for Windows
Tidak ada Microsoft Office
Excel 1.5
Tidak ada Microsoft Office
Excel 2.2
Tidak ada Microsoft Office
Excel 2.2
Tidak ada Microsoft Office
Excel 3.0
Tidak ada Microsoft Office
Excel 3.0
Tidak ada Microsoft Office
Excel 3.0
Tidak ada Microsoft Office
Excel 4.0
Tidak ada Microsoft Office
Excel 4.0
Apple Macintosh
Tidak ada Microsoft Office
Excel 5.0
Windows 3.0Windows 3.1, Windows 3.11, Windows for Workgroups, dan Windows NT (hanya versi 32-bit)
Microsoft Office 4.2 dan Office 4.3
Excel 5.0
Apple Macintosh
Tidak ada Microsoft Office
Excel 7 for Windows 95
Microsoft Office 95
Excel 97 (Excel 8)
Microsoft Office 97
Excel 8.0
Apple Macintosh
Microsoft Office '98 for Macintosh
Excel 2000 (Excel 9)
Microsoft Office 2000
Excel 9.0
Apple Macintosh
Microsoft Office 2001 for Macintosh
Excel 2002 (Excel 10)
Microsoft Office XP
Excel 10.0
Microsoft Office v. X
Excel 2003 (Excel 11)
Windows 2000 (Service Pack 3), Windows XP, Windows Server 2003Windows VistaWindows Server 2008
Microsoft Office System 2003
Excel 11.0
Apple Macintosh OS X
Microsoft Office 2004 for Macintosh
Excel 2007 (Excel 12)
Microsoft Windows XP (dengan Service Pack 2 atau lebih tinggi), Windows Server 2003 (Service Pack 1),Windows Vista, serta Windows Server 2008.
Microsoft Office System 2007
[sunting]Format berkas
Dari pertama kali dirilis, Excel menggunakan format berkas biner yang disebut dengan Binary Interchange File Format (BIFF) sebagai format berkas utamanya. Hal ini berubah ketika Microsoft merilis Office System 2007 yang memperkenalkan Office Open XML sebagai format berkas utamanya. Office Open XML adalah sebuah berkas kontainer berbasis XML yang mirip dengan XML Spreadsheet (XMLSS), yang diperkenalkan pada Excel 2002. Berkas versi XML tidak dapat menyimpan macro VBA.
Meskipun mendukung format XML yang baru, Excel 2007 masih mendukung format-format lamanya yang masih berbasis BIFF yang tradisional. Selain itu, kebanyakan versi Microsoft Excel juga mendukung format Comma Separated Values (CSV), DBase File (DBF), SYmbolic LinK (SYLK), Data Interchange Format(DIF) dan banyak format lainnya, termasuk di antaranya format worksheet milik Lotus 1-2-3 (WKS, WK1, WK2, dan lain-lain) dan Quattro Pro.
Excel 2007 tidak mendukung untuk melakukan penyimpanan pada semua format tersebut. Beberapa format yang tidak dapat dibuka di Excel 2007 tapi dapat dibuka di versi sebelumnya adalah:
1.     WK1 (1-2-3)
2.     WK4 (1-2-3)
3.     WJ3 (1-2-3 Japanese) (.wj3)
4.     WKS (1-2-3)
5.     WK3 (1-2-3)
6.     WK1 FMT(1-2-3)
7.     WJ2 (1-2-3 Japanese) (.wj2)
8.     WJ3, FJ3 (1-2-3 Japanese) (.wj3)
9.     DBF 2 (dBASE II)
10. WQ1 (Quattro Pro/DOS)
11. WK3,FM3(1-2-3)
12. Microsoft Excel Chart (.xlc)
13. WK1, ALL(1-2-3)
14. WJ1 (1-2-3 Japanese) (.wj1)
15. WKS (Works Japanese) (.wks)
Sedangkan beberapa format yang dapat dibuka, tapi tidak dapat disimpan di Excel 2007 antara lain:
1.     Microsoft Excel 2.1 Worksheet
2.     Microsoft Excel 2.1 Macro
3.     Microsoft Excel 3.0 Worksheet
4.     Microsoft Excel 3.0 Macro
5.     Microsoft Excel 4.0 Worksheet
6.     Microsoft Excel 4.0 Macro
7.     Microsoft Excel 97 - Excel 2003 & 5.0/95 Workbook
8.     Microsoft Excel 4.0 Workbook
9.     DBF 3 (dBASE III)
10. DBF 4 (dBASE IV)
Berikut ini adalah beberapa ekstensi Microsoft Excel:
§  *.xls, merupakan format default Microsoft Excel sebelum Excel 12. Masih berbasis format BIFF dan dapat menyimpan macro VBA.
§  *.xlt, merupakan format untuk template worksheet Microsoft Excel sebelum Excel 12. Masih berbasis format BIFF dan dapat menyimpan macro VBA.
§  *.XML, atau yang disebut sebagai XML Spreadsheet. Tidak mampu menampung macro VBA.
§  *.xla, merupakan format untuk Excel Add-in sebelum Excel 12. Masih berbasis format BIFF dan dapat menyimpan macro VBA, mengingat tujuannya adalah untuk menambahkan kemampuan Microsoft Excel.
§  *.xlsx, merupakan format default worksheet Microsoft Excel 12, yang telah berbasis XML. Tidak dapat menyimpan macro VBA, karena alasan keamanan. Sebenarnya merupakan sebuah arsip terkompres berformat ZIP dengan struktur dokumen yang terdiri atas dokumen teks XML. Adalah pengganti dari format.xls yang kuno.
§  *.xlsm, merupakan format worksheet Microsoft Excel 12, yang telah berbasis XML, tapi dapat menyimpan macro VBA.
§  *.xlsb, merupakan format worksheet Microsoft Excel 12, yang telah berbasis XML, tapi dikodekan dalam bentuk biner. Format ini memiliki keunggulan lebih kepat dibuka dan lebih efisien, mengingat tujuan dibuatnya format ini adalah untuk menangani worksheet yang sangat besar yang terdiri atas puluhan ribu baris atau ratusan kolom.
§  *.xltm, merupakan format untuk template worksheet Microsoft Excel 12, yang telah berbasis XML tapi mampu menyimpan macro VBA. Merupakan pengganti dari format *.xlt.
§  *.xlam, merupakan format untuk Excel Add-in untuk menambah kemampuan Excel 12. Secara default mampu menangani macro VBA, mengingat tujuannya adalah menambahkan kemampuan Excel.















HLOOKUP dan VLOOKUP


Formula HLOOKUP, formula ini berfungsi untuk pembacaan tabel data yang disusun secara horizontal. Bentuk dari formula ini adalah = HLOOKUP(lookup_valur,table_array).  Di atas terdapat data beberapa stasiun radio, frekuensi, serta pemiliknya. Misal kita ingin mencari data stasiun radio yang berada pada baris kelima itu stasiun radio apa? maka kita tulis  formulanya = HLOOKUP(B1,A1:C8,5,0) kemudian Enter dan keluar hasilnya yaitu stasiun radio D.

Formula VLOOKUP, formula ini berfungsi untuk pembacaan tabel dat yang disusun secara vertikal. Bentuk dari formula ini adalah = VLOOKUP(lookup_valur,table_array).  Misal kitaq ingin mencari data stasiun radio yang memiliki frekuensi tertentu (misal 71,4 Hz pada sel A6) itu stasiun radio apa? maka kita tulis formulanya = VLOOKUP(A6,A1:C8,2,0) kemudian Enter dan keluar hasilnya yaitu stasiun radio E. Contoh lain misal kita mencari siapa pemilik dari suatu stasiun radio yang memiliki frekuensi tertentu (misal 81,2 Hz pada sel A7)? maka kita tulis formulanya = VLOOKUP(A7,A1:C8,3,0)  kemudian Enter dan keluar hasilnya pemiliknya adalah Mr. W. 



Selasa, 22 Maret 2011

NARASI DAN KESUSASTRAAN

Sastra merupakan kata serapan dari bahasa Sansekerta yang berarti "teks yang mengandung instruksi" atau "pedoman dari kata dasar sas- yang berarti "instruksi" atau "ajaran". Dalam bahasa Indonesia kata ini biasanya digunakan untuk merujuk pada "kesusastraan" atau sebuah jenis tulisan yang memiliki arti atau keindahan tertentu.
Kesusastraan di bagi menurut daerah geografis atau bahasa. Yang termasuk dalam katagori Sastra adalah

  • Novel
  • Cerita/Cerpen
  • Syair
  • Pantun
  • Sandiwara/Drama
  • Lukisan/Kaligrafi
Narasi adalah salah satu jenis pengembangan paragraf dalam sebuah tuliasan yang rangkaian peristiwa dari waktu ke waktu dijabarkan dengan urutan awal, tengah, dan akhir.

Jenis - jenis karangan narasi :
  • Narasi informatif
Narasi ekspositorik adalah narasi yang memiliki sasaran penyampaian informasi secara tepat tentang suatu peristiwa dengan tujuan memperluas pengetahuan orang tentang kisah seseorang. Dalam narasi ekspositorik, penulis menceritakan suatu peristiwa berdasarkan data yang sebenarnya. Pelaku yang ditonjolkan biasanya, satu orang. Pelaku diceritakan mulai dari kecil sampai saat ini atau sampai terakhir dalam kehidupannya. Karangan narasi ini diwarnai oleh eksposisi, maka ketentuan eksposisi juga berlaku pada penulisan narasi ekspositprik. Ketentuan ini berkaitan dengan penggunaan bahasa yang logis, berdasarkan fakta yang ada, tidak memasukan unsursugestif atau bersifat objektif.
  • Narasi artistik
Narasi sugestif adalah narasi yang berusaha untuk memberikan suatu maksud tertentu, menyampaikan suatu amanat terselubung kepada para pembaca atau pendengar sehingga tampak seolah-olah melihat.
Ciri - ciri karangan narasi :

  • Menonjolkan unsur perbuatan atau tindakan.
  • Dirangkai dalam urutan waktu.
  • Berusaha menjawab pertanyaan "apa yang terjadi?"
  • Ada konfiks.
Narasi dibangun oleh sebuah alur cerita. Alur ini tidak akan menarik jika tidak ada konfiks. Selain alur cerita, konfiks dan susunan kronlogis, ciri-ciri narasi lebih lengkap lagi diungkapkan oleh Atar Semi (2003: 31) sebagai berikut:
  • Berupa cerita tentang peristiwa atau pengaalaman penulis.
  • Kejadian atau peristiwa yang disampaikan berupa peristiwa yang benar-benar terjadi, dapat berupa semata-mata imajinasi atau gabungan keduanya.
  • Berdasarkan konfiks, karena tanpa konfiks biasanya narasi tidak menarik.
  • Memiliki nilai estetika.
  • Menekankan susunan secara kronologis.
Ciri yang dikemikakan Keraf memiliki persamaan dengan Atar Semi, bahwa narasi memiliki ciri berisi suatu cerita, menekankan susunan kronologis atau dari waktu ke waktu dan memiliki konfiks. Perbedaannya, Keraf lebih memilih ciri yang menonjolkan pelaku.

KEBUDAYAAN YANG MENGHAMBAT


Thomas Friedman (Kolumnis harian The New York Times) yang luas sekali khalayak pembacanya di berbagai benua, dalam sebuah tulisan baru-baru ini mengutip sebuah buku karya Lawrence Harrison. Karya tersebut mengkaji dampak budaya sebuah bangsa pada dinamika politik dan pembangunan ekonomi di negara yang bersangkutan. Si penulis tiba pada kesimpulan bahwa ada sejumlah bangsa-bangsa yang budayanya memang mendorong laju kemajuan (progress-prone). Tapi, menurut Lawrence Harrison, ada pula sejumlah bangsa-bangsa yang budayanya cenderung menghambat kemajuan (istilah bahasa Inggrisnya progress-resistance).

Berdasarkan kerangka analisis itu, para pengamat wilayah Asia Tenggara sering membanding-bandingkan perkembangan di dua negara: Indonesia dan Vietnam. Memang dua bangsa itu memiliki ciri-ciri kesejarahan yang paralel. Mereka masing-masing memproklamasikan kemerdekaan secara unilateral setelah Perang Asia-Pasifik berakhir pada 14 Agustus 1945. Soekarno-Hatta memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 di Jakarta
Dan Ho Chi Minh mencanangkan kemerdekaan Vietnam pada 2 September 1945 di Hanoi. Baik Indonesia, maupun Vietnam harus mengangkat senjata untuk mempertahankan kemerdekaannya. Namun, kalau perjuangan Indonesia melawan kolonialisme Belanda relatif singkat-maka Vietnam harus berhadapan dengan Perancis selama bertahun-tahun sampai 1954. Kemudian ia terlibat dalam suatu peperangan dahsyat melawan adikuasa dunia, Amerika Serikat. Perdamaian dan persatuan Vietnam baru tercipta pada tahun 1975.

Hasil sementara (moga-moga hanya "sementara") dari perbandingan demikian menyimpulkan bahwa budaya Vietnam cenderung mendorong kemajuan. Sedangkan budaya Indonesia seperti menghambat kemajuan. Memang setiap pengamat yang mengunjungi Vietnam sekarang, mau tidak mau terkesan oleh semangat kerja dan gairah hidup masyarakat Vietnam. Sebagai seorang yang secara periodik mengunjungi Vietnam, dan tertarik pada sejarah modernnya, dalam kunjungan bulan April lalu di Hanoi saya tertegun menatap hiruk-pikuk keramaian kota Hanoi.

"Dalam sepuluh tahun, ekonomi Vietnam mengadakan loncatan kuantum dari tahap sepeda ke sepeda motor," demikian observasi seorang wartawan AS. Bangsa yang berjumlah 82 juta ini seperti mesin yang berputar siang-malam, bekerja tanpa henti. Vietnam secara resmi adalah negara komunis, di mana partai komunis yang berkuasa. Tapi budayanya memang pragmatis. Ketika Uni Soviet ambruk pada tahun 1991 dan tetangga raksasa di sebelah Utara, Republik Rakyat Tiongkok, mempraktekkan prinsip ekonomi pasar, maka Vietnam juga menyesuaikan diri. Investasi asing disambut tidak hanya dengan ucapan manis dan janji muluk, tapi dengan tindakan nyata.

Contoh yang sering disebut-sebut akhir-akhir ini adalah kasus investasi perusahaan elektronik Intel Corp. Rencana orisinalnya, ia akan membangun pabrik chip dengan fasilitas uji coba di lokasi seluas 13.500 meter persegi dengan investasi 300 juta dolar AS. Namun, setelah terkesan oleh lingkungan investasi yang kondusif, Intel Corp mengumumkan akan melipatgandakan investasinya itu menjadi sekitar satu miliar dolar AS. Dan lokasinya di luar kota Ho Chi Minh diperluas menjadi 45 ribu meter persegi.

Wakil Presiden Intel Corp Brian Krzanich menerangkan, keputusan itu didasarkan, karena, "Vietnam memiliki penduduk yang dinamis, sistem pendidikan yang bertambah baik, tenaga kerja yang produktif dan pemerintahan yang memandang kedepan. Pada tahun 2009, ketika pabrik itu mulai operasional, sekitar 4 ribu buruh mendapatkan lapangan kerja. Sikap memandang ke depan dan tidak terjerat oleh kemegahan masa-lampau (Vietnam berhasil mengalahkan AS secara strategik) yang ditekankan oleh seorang redaktur dan penulis The New York Times, Roger Cohen, setelah baru-baru ini ia keliling Vietnam. "Budaya Vietnam berfokus ke depan. Kadang-kadang memang perlu kompromi, tapi kemudian maju terus, "tulisnya.

Baru-baru ini, Profesor Michael Porter dari Harvard Business School (bagian dari Universitas Harvard di Cambridge, AS) diundang untuk menyampaikan ceramah-ceramah di Jakarta. Ia dikenal sebagai pakar ekonomi, khususnya tentang peningkatan produktivitas dan daya-saing. DR. Porter telah diundang oleh sejumlah negara sebagai konsultan khusus. Pertemuan yang agaknya paling menarik berlangsung Selasa malam (28/11) dengan sejumlah tokoh-tokoh pemerintahan Indonesia, termasuk juga Wakil Presiden Jusuf Kalla, dan pimpinan badan-badan independen seperti Bank Indonesia.

Apa yang dikemukakannya Selasa malam dihadapan tokoh-tokoh pemerintah pusat dan yang disampaikannya pada ceramah umum Rabu lalu (29/11) dengan tema "Mengembangkan daya saing dalam lingkungan Global" (terjemahan bahasa Indonesia), merupakan suatu daftar kelemahan-kelemahan yang ada pada diri Indonesia sekarang ini. Kalau disimpulkan, maka diagnosa yang dilakukan Profesor Michael Porter terhadap pasiennya Indonesia, sebagai berikut:

“Perekonomian Indonesia stagnan dan produktivitas rendah karena sejumlah faktor: sistem tenaga kerja tidak efisien, ber-bagai peraturan dan prosedur baik di pusat maupun di daerah yang sering saling bertentangan, infrastruktur yang tidak me- madai. Indonesia berusaha keras menarik investasi asing tapi lingkungan berbisnis justru seperti menolak investasi. Mentalitas yang terlalu memikirkan kepentingan sendiri dalam jangka pendek harus dirubah. Dunia sekarang sedang maju cepat, kalau Indonesia tidak segera melakukan pembenahan diri, maka akan ketinggalan.”

Demikian inti yang tersimpul dalam pesan-pesan Profesor Potter. Ia tidak pergunakan istilah progressive-resistant, tapi jelas, yang dimaksud betapa budaya Indonesia itu seperti menghambat kemajuan. Berbagai cerita aneh-aneh yang dapat kita tampung. Tentang sebuah perusahaan pertambangan internasional yang ingin mengadakan investasi sekitar 2 miliar dolar AS di luar Jawa di lokasi dengan endapan logam yang sudah terbuktikan. Berbagai prosedur dan peraturan diikuti dengan tekun. Namun di mana ada peraturan yang saling bertentangan, sulit menemukan pejabat yang berani mengambil keputusan. Akhirnya, setelah lebih setahun, proses investasinya ngambang terus. Cerita demikian dalam berbagai versi begitu sering kita tampung.

Sebenarnya Indonesia pernah mengalami tahap-tahap ketika semangat hidup, kegairahan bekerja dan keberanian mengambil risiko nampak mekar. Kenapa sekarang ini, ketika Indonesia membanggakan dirinya sebagai negara demokrasi dan presidennya rajin ke luar negeri untuk menarik investasi, maka justru para pejabatnya dan birokrasinya ragu-ragu mengambil keputusan, enggan mengambil risiko demi kemajuan? Dalam long march kita sebagai bangsa yang kadang-kadang jatuh-bangun, agaknya kita mesti yakin bahwa bangsa ini masih memiliki kekuatan utuh yang mampu mengubah budayanya supaya mendorong kemajuan.
 

KEBUDAYAAN YANG MEMBANGGAKAN

Menurut saya budaya yang saya banggakan dari bangsa ini adalah kebiasaan hidup dari masyarakatnya yang sangat beragam. Keragaman itulah yang membuat bangsa ini mendapatkan julukan “Bangsa Seribu Budaya”. Dari Sabang hingga Merauke, bangsa ini memiliki ciri khas kebudayaan dan kebiasaan hidup di daerahnya. Misalnya, di daerah Indonesia bagian barat cenderung masih menganut budaya ketimuran, contohnya Aceh. Kebiasaan hidup di daaerah ini melarang warganya untuk bertemu dengan lawan jenis hanya diperbolehkan pada saat-saat tertentu saja, bagi para wanita diwajibkan menggunakan penutup kepala (kerudung) untuk mencegah terjadinya pelecehan dari kaum adam, perilaku tercela lainnya seperti mencuri pun juga akan mendapatkan ganjarannya. Apabila hal-hal tersebut dilanggar akan mendapatkan hukuman dari ketua adat setempat sesuai dengan yang telah diperbuat. Itu hanya sebagian kecil peraturan yang ada di daerah tersebut. Sedangkan kebudayaan yang sangat terkenal dari daerah ini adalah Tari Saman. Tarian ini dibawakan lebih dari lima orang penari yang diiringi oleh nyanyian puji-pujian terhadap Tuhan dari setiap penarinya dan ditambah lagi oleh seseorang yang menceritakan kehidupan dalam lantunan irama dan rebananya.
Lain halnya dengan kebiasaan hidup di Indonesia bagian timur, seperti daerah pedalaman Papua yang bisa dibilang sangat primitif. Masyarakat di wilayah ini tidak bisa membaca, menulis bahkan tidak mengerti bahasa Indonesia, sebagai bahasa nasional. Hal ini disebabkan karena tidak meratanya program pembangunan pemerintah hingga ke pelosok negeri ini. Kebiasaan hidup masyarakat ini jauh berbeda dengan wilayah barat, mereka justru membiasakan diri dengan tidak menggunakan pakaian tertutup, hanya dengan menggunakan dedaunan untuk menutupi kelaminnya. Kebudayaan dari daerah ini mereka sangat welcome terhadap tamu-tamu yang berkunjung ke wilayah tersebut dengan menunjukkan beberapa tarian khas dari masyarakatnya.
Kebiasaan hidup di wilayah Bali adalah ‘wanita (istri) diharuskan mencari nafkah dibandingkan pria (suaminya)’. Memang sangat bertentangan dengan ajaran Islam yang mengharuskan seorang suami untuk menafkahkan istri dan anak-anaknya. Tetapi hal ini hanya sebagai cambukkan saja bahwa sebenarnya suami istri harus saling bertoleransi terhadap profesinya, seorang istri tidak diperbolehkan untuk menghabiskan hasil kerja suaminya hanya untuk berfoya-foya. Banyak sekali kebudayaan Bali yang sangat terkenal di seluruh dunia, mulai dari tempat wisatanya, tari-tarianya dan banyak lagi ciri khas kebudayaan Bali yang sangat membanggakan bangsa ini.
Berbeda dengan kehidupan masyarakat Jogjakarta budaya jawa yang masih sangat kental dengan ‘kesopan-santunan’ warganya terhadap leluhur. Memang, sebagian besar kehidupan masyarakat Indonesia masih mempercayai hal-hal yang bersifat mistik percaya terhadap benda-benda yang memiliki kekuatan magis tak terkecuali masyarakat Jogjakarta. Karena daerah ini masih bersifat kerajaan, masyarakat ini sangat menghormati rajanya dibanding dengan pemerintahan di luar kerajaan. Mereka masih menganggap bahwa kekuasaan raja lebih tinggi dari kekuasaan apapun, dan hal itu juga yang menyebabkan perbedaan pendapat antara pemerintah pusat dengan masyarakat Jogjakarta. Tetapi tidak kalah dengan daerah lainnya wilayah ini dikelilingi oleh banyak daerah wisata, seperti Candi Prambanan, Pantai Parangtritis, Keraton Ngayogyakarto dan masih banyak lagi.
Tetapi sangat disayagkan bagi masyarakat Jakarta sebagai jantung kota negara ini yang sepertinya sudah tidak kenal dengan ‘kebersamaan’ terhadap orang-orang disekitarnya. Mereka cenderung bersifat individualism dalam menjalani hidup. Lebih tertutup dan lebih memilih segala sesuatunya dikerjakan oleh orang suruhan dibanding bersahabat dengan para tetangganya. Sangat disayangkan memang, seharusnya bisa menjadi contoh atau panutan untuk orang-orang di daerah jauh dari Jakarta bahwa hidup harus saling tolong-menolong, tapi hal tersebut sudah jarang sekali terlihat dari kebiasaan mereka. Bersifat konsumtif dengan membuang-buang harta tanpa jelas tujuannya. Mereka hidup berkelompok sesuai dengan keadaan sosialnya hanya memandang seseorang dari fisik dan keadaan ‘kantongnya’ hanya melihat secara sebelah mata dan tidak berpikir ‘sehat’. Kehidupan ini justru mengarah kepada kehidupan liberalism, yang intinya ‘masa bodo’ dengan kehidupan sekitar.
Tetapi, secara garis besar bangsa ini adalah bangsa yang kaya. Kaya akan sumber daya alam, kaya akan kebudayaan dan kaya akan hasil karyanya. Kehidupan masyarakat yang ramah dan saling tolong-menolong membuat Indonesia mendapat julukan “the most friendly people in the world”. Saya bangga dengan bangsa ini, hanya satu pesan saya kekuasaan tidak berarti tanpa adanya kepedulian dan kebersamaan.

Minggu, 06 Maret 2011

Mail merge membantu kita untuk membuat sebuah dokumen (misalnya surat) yang isinya sama untuk penerima yang berbeda secara cepat dan mudah. Fitur ini sangat membantu terutama bila penerimanya sangat banyak.
Mail merge juga dapat digunakan untuk membuat sertifikat, label, dan amplop.
    Untuk membuat mail merge terdiri dari 2 dokumen, yaitu:
  • Dokumen Master, dokumen yang isinya sama untuk semua penerima.
  • Data Source, yaitu dokumen yang isinya khusus untuk masing-masing penerima, misalnya nama dan alamat penerima.
    Data source dapat berupa data di Excel, Access, Contact pada Outlook dan sebagainya.
    Pada tutorial ini, data source menggunakan Excel, karena cara ini lebih cepat. Selain itu:
  • Lebih mudah mengontrol dan menambah data baru.
  • Lebih mudah membaca data yang ditampilkan di lembar kerja Excel terutama bila kita ingin memperbaiki kekeliruan seperti salah pengejaan dan sebagainya.
  • Juga mempermudah menyalin data source pada dokumen Excel ke lembar kerja yang lain.
    Misalnya dalam membuat sertifikat pelatihan yang pesertanya lebih kurang sama, maka akan lebih mudah memilih nama pada lembar kerja tersebut dan menyalinnya ke dokumen (data source) baru.

Langkah-langkah membuat mail merge adalah sebagai berikut:
    Tahap I Membuat Data Source
  1. Buat data source di Excel seperti contoh di bawah ini dan simpan dengan nama Data Surat.
    data source mail merge
  2. Tahap II Membuat Dokumen Master
  3. Buat dokumen master surat di Word seperti contoh di bawah ini dan simpan dengan namaMaster Surat.
    Beri jarak untuk menaruh nama dan alamat.
    Dokumen ini jangan ditutup karena kita akan lanjutkan ke langkah berikut: menggabungkan Data Source dengan Dokumen Master.
    Dokumen Master mail merge
  4. Tahap III Menggabungkan Data Source dengan Dokumen Master
  5. Pada Mailings tab, grup Start Mail Merge, klik Start Mail Merge.
    Start Mail Merge
  6. Selanjutnya kita akan memilih data source.
  7. Pada Mailings tab, grup Start Mail Merge, klik Select Recipients.
  8. Pilih Use Existing List, dan cari lokasi dokumen (Data Surat) pada kotak dialog Select Data Source. Kemudian klik Open untuk menampilkan kotak dialog Select Table.
  9. Pada kotak dialog Select Table, klik lembar kerja yang berisi sumber data dan pastikan kotakFirst row of data contains column headers dicentang. Kemudian klik OK.
  10. Sekarang kita akan menempatkan data pada masing-masing tempatnya.
  11. Taruh di kursor di bawah tulisan Kepada Yth., kemudian pada Mailings tab, grup Write & Insert Fields, klik Insert Merge Field dan pilih Nama.
  12. Lakukan juga hal yang sama pada Alamat dan sekarang tampilan dokumen akan seperti contoh di bawah ini.
    Data ditampilkan dalam tanda kurung siku dua <<data field>>.
    Tampilan Data Field
    • Tips:
    • Di sini kita dapat mengatur format surat, seperti memberi cetak tebal pada Nama dan sebagainya.
    • Bila hanya data tertentu saja yang ingin dipilih, lakukan cara berikut:
      1. Pada Mailings tab, grup Start Mail Merge, klik Edit Recipient List.
      2. Di kotak dialog Mail Merge Recipients, kosongkan kotak pada daftar seperti contoh di bawah ini.
    • Bila ada penambahan data baru di Excel, klik nama dokumen pada Data Source dan klik tombol Refresh. Data yang baru akan ditampilkan di daftar.
    • Mail Merge Recipients
  13. Untuk melihat hasil penggabungan, klik tombol PreviewResults.
    Surat akan ditampilkan per data. Klik tanda panah untuk berpindah antar data.
    Jika masih ada yang ingin diubah, klik lagi tombol PreviewResults dan lakukan perubahan yang diinginkan.
    Preview Result - Mail Merge
  14. Tahap IV Menyimpan dan Mencetak Mail Merge Finish and Merge
  15. Pada tahap ini, klik tombol Finish & Merge dan pilih:
    • Print Documents, untuk mencetak surat.
      Ada 3 pilihan:
      1. All untuk mencetak semua surat.
      2. Current record untuk mencetak surat pada halaman yang aktif.
      3. Isi nomor urut data pada kotak From dan To, untuk mencetak surat yang dipilih saja.
      Merge to Printer
    • Edit Individual Documents, untuk menyimpan hasil penggabungan ke dokumen baru.
      Pilihan sama dengan di atas (All, Current record dan nomor urut tertentu).
      Pada dokumen baru, setiap surat akan ditampilkan per halaman. Jangan lupa menyimpan dokumen baru tersebut.